SaintDeLucaz Berpisah Dengan Team Liquid ID, Akhir Era Kejayaan Sang Arsitek MLBB
Team Liquid ID resmi berpisah dengan SaintDeLucaz, menandai berakhirnya era kepelatihan yang membawa prestasi gemilang di MLBB.
Team Liquid Indonesia resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih MLBB, Dolly “SaintDeLucaz” Van Pelo Sihotang. Pengumuman disampaikan lewat akun media sosial dan YouTube resmi, menandai akhir periode beragam prestasi. Kepemimpinannya mengangkat Team Liquid ID dari tim diragukan menjadi juara dan runner-up di kancah MLBB global.
Di bawah ini, Anda bisa menemukan berbagai informasi menarik lainnya seputar dunia MOBILE LEGENDS INDONESIA.
Jejak Karier Gemilang SaintDeLucaz
Sebelum menukangi tim MLBB, SaintDeLucaz dikenal sebagai mantan pemain profesional Dota 2 yang pernah membela RRQ. Keputusan beralih ke Mobile Legends pada awal 2020 menjadi titik balik kariernya. Ia memilih jalur kepelatihan setelah menjadi runner-up Esports Star Indonesia, membuka jalan menuju dunia MLBB profesional yang lebih luas.
Pada 2021, SaintDeLucaz mendapat tantangan saat melatih Aerowolf di MPL ID Season 7. Meski awalnya sulit, strategi briliannya mengubah Aerowolf menjadi tim kuda hitam. Di bawah arahannya, Aerowolf menumbangkan tim besar seperti EVOS, ONIC, RRQ, dan Alter Ego, membuktikan keahliannya meracik strategi.
Setelah sukses di Indonesia, SaintDeLucaz melanjutkan ke MPL Singapura. Ia melatih RSG, tim papan atas region tersebut, selama tiga musim berturut-turut. Pengalaman lintas region ini memperkuat filosofi kepelatihannya: fokus pada makro game, disiplin tim, dan penguatan mental pemain, menjadikannya pelatih lebih matang dan berpengalaman.
Titik Balik Bersama Team Liquid ID
Tahun 2024 menjadi momen krusial bagi SaintDeLucaz saat ia kembali ke Indonesia untuk melatih Aura Fire, yang kemudian dikenal sebagai Team Liquid ID. Pada saat itu, ekspektasi publik terhadap tim ini tergolong rendah, mengingat performa Aura Fire yang cenderung inkonsisten di musim-musim sebelumnya. Namun, manajemen memberikan kepercayaan penuh kepadanya.
Kepercayaan tersebut terbukti tidak salah. Pada musim debutnya bersama Liquid, tim berhasil finis di posisi 5–6 MPL ID. Hanya dalam waktu singkat, SaintDeLucaz berhasil mengubah Liquid menjadi kekuatan kompetitif yang menakutkan, menunjukkan kemampuan adaptasi dan strategi yang luar biasa.
Ia membawa Team Liquid ID meraih gelar juara MPL ID Season 14 dan menjadi runner-up di M6 World Championship. SaintDeLucaz dikenal bukan hanya ahli dalam draft dan makro game, tetapi juga mentor yang menyatukan visi tim dan menjaga semangat juang mereka hingga MPL ID Season 15, musim terakhirnya bersama Liquid.
Baca Juga: Heboh! Skin Collector Zhuxin Pamer Koleksi Langka Yang Bikin Gamer Kagum
Filosofi Kepelatihan Sang Visioner
Dalam acara Next Level Play with Galaxy S25 Series di Jakarta, SaintDeLucaz membagikan pandangannya soal pengembangan skill pemain esports. Ia menekankan dua pendekatan utama: strategi jangka panjang dan jangka pendek. Untuk jangka panjang, konsistensi latihan harian sangat penting, membentuk kebiasaan in-game yang tertanam kuat dalam memori pemain.
Ia menjelaskan bahwa pemain profesional menjalani jadwal yang ketat, mulai dari pukul 11 siang hingga 9 malam, mencakup pemanasan, latihan tim (scrim), hingga latihan individu. Rutinitas yang disiplin ini adalah kunci untuk mencapai performa puncak secara berkelanjutan dan menjaga konsistensi di level tertinggi kompetisi.
Untuk strategi jangka pendek, pemain wajib memahami analisis dan skenario game, terutama di fase awal. SaintDeLucaz menekankan pentingnya mengoptimalkan peran jungler dan roamer sejak awal, agar tercipta efek snowball yang memberi keunggulan signifikan dan kemenangan lebih cepat.
Warisan Dan Misteri Masa Depan
Kepergian SaintDeLucaz meninggalkan jejak yang mendalam bagi Team Liquid ID. Ia adalah fondasi yang membentuk identitas tim, membawa mereka dari masa-masa sulit menuju puncak kejayaan dengan meraih gelar MPL pertama dalam sejarah organisasi di Indonesia. Kontribusinya akan selalu dikenang sebagai era emas bagi Team Liquid ID di kancah MLBB.
Masa depan SaintDeLucaz kini menjadi tanda tanya. Spekulasi bermunculan, mulai dari tawaran melatih tim lain, kemungkinan tetap di Liquid dengan peran berbeda, hingga potensi kembali ke kancah Dota 2. Apapun pilihannya, namanya tetap tercatat sebagai salah satu pelatih paling berpengaruh di skena MLBB Indonesia.
Warisan SaintDeLucaz tidak hanya terletak pada trofi dan kemenangan, tetapi juga pada filosofi kepelatihannya yang inovatif dan kemampuannya dalam mengembangkan potensi pemain. Kontribusinya telah mengubah peta persaingan MLBB, dan jejak langkahnya akan terus menjadi inspirasi bagi banyak individu di ekosistem esports Indonesia.
Temukan informasi terlengkapnya tentang MOBILE LEGENDS INDONESIA yang dimana akan memberikan terupdate dan terbaru lainnya di seputaran Mobile Legends.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari ligagame.tv
- Gambar Kedua dari vcgamers.com