Wild Card M7 Hari Pertama Panas, Zone Dan Virtus Pro Bikin Heboh!
Hari pertama M7 Wild Card langsung panas, Zone dan Virtus Pro tampil menggila, bikin pertandingan makin seru.
Empat tim berhasil mencatatkan kemenangan sempurna 2-0 atas lawan-lawan mereka, menunjukkan dominasi yang luar biasa dan persiapan matang di panggung internasional. Ini adalah bukti bahwa tidak ada pertandingan mudah di turnamen sekaliber M7. Berikut ini, MOBILE LEGENDS INDONESIA akan mengulas lebih dalam bagaimana tim-tim ini mengguncang panggung Wild Card.
Dominasi Awal, Zona Asia Timur Dan Kekuatan Mongolia
Pertandingan pembuka M7 Wild Card mempertemukan dua perwakilan Asia, Team Zone dari Mongolia dan ZETA Division dari Jepang. Zone menunjukkan dominasi mutlak, mengendalikan tempo permainan sejak awal. Zxaura dengan Yi Sun Shin menjadi poros serangan yang efektif, memaksa ZETA bertahan.
Pada Game 1, Zone berhasil mengamankan Lord dan wipe krusial, menutup permainan dalam waktu kurang dari 11 menit. Draft tim yang penuh efek crowd control membuat ZETA kesulitan bergerak dan melakukan teamfight.
Game 2 juga tidak banyak berbeda, meskipun ZETA sempat mencuri first blood. Namun, kesalahan positioning di Turtle pertama menjadi bumerang, membuka jalan bagi Zone untuk mengambil alih kendali. Mereka meruntuhkan semua turret ZETA tanpa kehilangan satu pun, mengakhiri seri dengan meyakinkan.
GZG, Strategi Unik Dan Eksekusi Akhir Game Yang Solid
Guangzhou Gaming (GZG) memulai kampanye mereka dengan penuh gaya, menumbangkan AXE MENA 2-0. Game 1 menjadi “kekacauan Wild Card sejati” dengan sepuluh kill tercipta sebelum menit ketiga. AXE unggul di awal berkat komposisi crowd control yang kuat.
Namun, GZG tetap tenang dan sabar, membiarkan draft mereka “online” di late game. Setelah 42 kill dan pertarungan Lord yang krusial, GZG berhasil mematahkan perlawanan AXE dan menutup game yang berlangsung nyaris 20 menit tersebut.
Pada Game 2, GZG kembali mengejutkan dengan pilihan Freya sebagai Gold Laner. Permainan mereka jauh lebih rapi, dengan Modi yang mendominasi EXP Lane dan teamfight. Freya menjadi mimpi buruk di late game, memastikan backline AXE tidak pernah aman, dan GZG mengunci kemenangan bersih.
Baca Juga: MLBB Bersinar! Moonton Dan Realme Gelar Event Turnamen & Apresiasi Media
Virtus Pro, Sang Juara Bertahan Yang Tak Tergoyahkan
Sebagai juara bertahan Wild Card, Virtus Pro (VP) membuktikan mengapa mereka masih menjadi favorit utama. Mereka tampil hampir sempurna di Game 1, dengan keunggulan 4-0 kill dalam dua menit pertama. Bober (Zhuxin) dan Pluto (Hylos) menjadi momok menakutkan bagi RLGE.
VP tidak kehilangan satu turret pun dan berhasil menutup game di menit ke-11. Positioning RLGE selalu hancur dalam setiap teamfight, menunjukkan perbedaan kelas yang signifikan antara kedua tim.
Pada Game 2, RLGE sempat mencuri momentum dengan First Blood, tetapi kesalahan beruntun langsung dihukum. Momen krusial terjadi di menit ke-6 saat RLGE memaksakan teamfight meskipun VP kekurangan dua pemain, namun tetap kalah. Dari situ, VP menguasai penuh pertandingan dan menutup seri di menit ke-12.
Boostgate Esports, Kecerdasan Bermain Dan Kesalahan Fatal Lawan
Boostgate Esports (BGE) juga berhasil meraih kemenangan 2-0 melawan LEON. BGE unggul di awal Game 1 dengan agresi khas mereka. LEON sempat membalikkan momentum setelah mendapatkan Lord ketiga, namun Rx dengan Karrie menghancurkan harapan comeback tersebut.
Rx berhasil mencetak Maniac brutal, yang menjadi pukulan telak bagi LEON, dan BGE langsung menutup game melalui jalur tengah. Ini menunjukkan ketajaman BGE dalam memanfaatkan momentum.
Di Game 2, LEON memimpin di awal dan berhasil mengamankan objektif. Namun, satu momen mengubah segalanya: Wackter (Chou) membuka teamfight sempurna di Turtle kedua, memberikan BGE tiga kill gratis. Kontrol peta mutlak beralih ke BGE, dan kesalahan fatal LEON yang membiarkan Kazue melakukan backdoor mengakhiri pertandingan.
Temukan informasi terlengkapnya tentang MOBILE LEGENDS INDONESIA yang dimana akan memberikan terupdate dan terbaru lainnya di seputaran Mobile Legends.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari esports.merahputih.com
- Gambar Kedua dari esports.merahputih.com